Bisnis

Atasi Perang Harga dalam Berbisnis, Ini Dia Caranya!

cara mengatasi perang harga

Perang harga menjadi fenomena yang seringkali terjadi dalam berbisnis. Situasi pasar ini yang ditandai dengan munculnya 1 jenis produk yang banyak peminatnya. Munculnya produk tersebut terjadi akibat tren yang sedang berkembang pada kehidupan masyarakat.

Siklus dari kompetisi harga akan memunculkan produk dengan berbagai kualitas. Bahkan terkadang juga muncul produsen baru dan menciptakan produk yang tengah tren tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk memanfaatkan peluang dalam memperoleh keuntungan. Untuk dapat terhindar dari situasi tersebut, maka membutuhkan strategi menghadapi persaingan agar tetap bertahan.

Baca Juga : Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Cara Mengatasi Perang Harga yang Perlu Dilakukan

Tak dapat dipungkiri dalam berbisnis, pastinya akan selalu menjumpai persaingan harga, termasuk persaingan jualan online. Terkadang juga membuat sebagian orang merasa ragu untuk mulai berbisnis. Terjadinya perang harga karena semakin banyak pebisnis baru yang masuk ke lingkup pasar, hingga akhirnya dapat menyebabkan persaingan pasar semakin berat. Selain itu, akibat jumlah barang dari pasar yang diperebutkan konsumen semakin kecil.

Namun, bagi Anda pebisnis pemula saat ini tidak perlu khawatir. Terdapat beberapa strategi yang akan membantu segala urusan bisnis agar dapat berjalan lancar. Berikut ini adalah beberapa strateginya.

1. Memberikan Harga yang Sebanding dengan Kualitas

Strategi yang perlu Anda lakukan apabila kompetitor menurunkan harga, sebaiknya tetap memberikan harga yang sebanding dengan kualitas. Konsumen saat ini cukup cerdas, apabila harga tak selalu sebanding dengan kualitasnya. Namun, Anda dapat menjadikannya peluang untuk mencegah perang harga di marketplace pada produk berkualitas rendah. Pastikan memberikan harga yang realistis sebanding dengan kualitas produknya.

2. Ciptakan Kreatifitas dan Inovasi Produk

Untuk menghadapi persaingan harga adalah dengan menciptakan kreativitas dan inovasi produk, apalagi persaingan yang tidak sehat. Hal ini penting untuk memberikan daya tarik tersendiri dari sebuah produk sehingga terlihat semakin menarik di mata konsumen. Sebenarnya tidak harus berkaitan dengan produk inti, namun dapat diinovasikan dengan produk pendukung lainnya, seperti pada kemasan.

3. Menambahkan Nilai Produk

Ada cara produsen agar tetap dapat terjun dalam perang harga, namun tetap mempertahankan kualitas produknya. Anda dapat menambahkan nilai pada produk, salah satunya yakni meningkatkan standar dan mutu dari produk.

Selain itu, strategi persaingan non harga adalah dengan menambah produk tambahan lainnya sebagai bonus atas pembelian. Menambah nilai produk akan menjadikan produk tersebut sebagai referensi dari banyaknya pilihan lainnya.

4. Menjaga Hubungan dengan Konsumen

Cara bersaing dengan produk yang sama seperti yang Anda jual, salah satunya dengan menjaga hubungan baik dengan konsumen. Hal ini perlu Anda lakukan untuk membentuk sikap loyalitas konsumen. Sebaiknya dengan selalu menciptakan interaksi secara intens dalam hubungan jangka panjang.

Hubungan tersebut dapat dijaga dengan melakukan berbagai cara. Misalnya seperti mengarahkan konsumen untuk dapat tetap berinteraksi pada media sosial dengan memberikan promosi.

Baca Juga : 5 Cara Menentukan Harga Jual yang Tepat, Pebisnis Wajib Tahu!

5. Sosialisasikan Perubahan Harga Jauh Hari Sebelumnya

Untuk mengatur menaikkan atau menurunkan harga demi menarik banyak pelanggan, perlu sebuah pertimbangan. Cara menaikkan harga produk ini membutuhkan sosialisasi perubahan harga jauh hari sebelumnya. Nantinya pelanggan dapat memahami dan memikirkan keputusan Anda. Meski kebanyakan pelanggan merasa kecewa, namun hal itu biasanya akan terjadi sesaat, setelah itu akan kembali normal. Perlu diingat bahwa jangan membuat keputusan penting tanpa melibatkan konsumen.

Perang harga termasuk peristiwa yang seringkali terjadi dalam bisnis. Berbagai strategi persaingan tersebut perlu Anda coba lakukan. Tujuannya agar tetap bertahan dan bersaing secara kompetitif di tengah pesatnya persaingan antar produk serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.