SAPedia

5 Jenis Barang yang Wajib Memakai Packing Kayu, Apa Saja?

Bar5ang dengan Packing Kayu

Dalam melakukan pengiriman barang, Anda perlu memperhatikan banyak hal. Salah satunya adalah memastikan keamanan barang yang Anda kirim. Jangan sampai barang rusak atau pecah di perjalanan yang pastinya akan merugikan banyak pihak. Anda bisa mencoba packing kayu untuk meningkatkan keamanan proses pengiriman.

Lantas apa itu packing kayu dan jenis barang apa saja yang cocok menggunakan packing ini? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Apa Itu Packing Kayu

Packing kayu merupakan salah satu jenis packing yang mana barang yang akan dikirimkan dibungkus terlebih dahulu menggunakan kayu, baru kemudian dilapisi dengan plastik atau isolasi. Jenis pengiriman ini terbilang paling aman dan tahan dari berbagai guncangan sehingga cocok untuk barang pecah belah atau batang fragile lainnya.

Kayu yang digunakan untuk jenis packing ini antara lain kayu mahoni, kayu randu, atau kayu multiplek. Namun perlu diperhatikan bahwa untuk packing kayu, hindari menggunakan bahan kayu yang mudah lapuk karena kurang aman.

Barang yang Wajib Memakai Packing Kayu

Ada beberapa jenis barang yang wajib menggunakan packing kayu dalam proses pengiriman agar tidak rusak sampai tempat tujuan. Berikut daftarnya.

1. Barang Pecah Belah

Barang pecah belah seperti piring, gelas, vas bunga, serta lainnya yang terbuat dari kaca atau porselen sebaiknya menggunakan packing kayu. Pasalnya, barang pecah belah sangat tidak aman jika dikirim menggunakan packing biasa. Barang berisiko pecah atau rusak di jalan selama proses pengiriman.

Jadi jika Anda hendak mengirimkan paket yang berisi barang pecah belah melalui ekspedisi, jangan lupa tambahkan packing kayu. Bubble wrap saja tidak cukup untuk melindungi benda tersebut dari berbagai risiko.

Baca juga: Begini Cara Packing Buku yang Aman dan Anti Rusak

2. Benda Cair

Selanjutnya, benda lain yang wajib menggunakan packing kayu pada saat proses ekspedisi adalah benda cair. Benda cair memiliki risiko yang besar untuk tumpah di perjalanan, terlebih jika tidak dikemas dengan baik.

Ketika benda cair tumpah, maka dapat merusak barang ekspedisi lainnya. Tentu saja banyak pihak yang akan dirugikan dalam hal ini.

3. Elektronik

Barang elektronik seperti televisi, kulkas, HP, dan sejenisnya juga wajib menggunakan packing kayu selama masa pengiriman. Barang elektronik sangat rentan terhadap guncangan sehingga berisiko rusak.

Sebaiknya barang elektronik dibungkus dengan kardus terlebih dahulu baru kemudian di packing menggunakan kayu. Cara ini merupakan cara yang paling aman untuk mengirimkan paket elektronik melalui ekspedisi.

4. Makanan

Makanan basah juga merupakan jenis barang yang sebaiknya dikemas menggunakan packing kayu. Makanan rentan rusak atau hancur di perjalanan akibat tumpukan atau guncangan. Oleh karena itu, packing kayu diperlukan untuk mengemas makanan.

Baca juga: 5 Cara Packing Sepatu yang Tepat Agar Tidak Mudah Rusak

5. Hiasan

Jenis barang lain yang wajib menggunakan packing kayu adalah hiasan dinding seperti lukisan, pigura, dan sejenisnya. Barang-barang tersebut juga rentan rusak atau pecah di perjalanan. Nah, risiko tersebut bisa diminimalisir dengan menggunakan bubble wrap dan packing kayu.

Itulah 5 jenis barang yang wajib menggunakan packing kayu jika Anda mengirimkannya melalui ekspedisi. Untuk barang yang dikirim ke luar pulau atau tempat yang membutuhkan waktu pengiriman lama, sebaiknya juga menggunakan packing kayu.Anda bisa mencari jasa packing kayu jika kesulitan mengemasnya, atau menghubungi jasa ekspedisi yang akan membantu Anda mengemas barang menggunakan kayu. SAP Express merupakan salah satu ekspedisi yang menerima jasa packing kayu untuk berbagai kebutuhan. Yuk, hubungi SAP Express sekarang juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.