Berita

Satria Antaran Prima (SAPX) Fokus ke Marketplace atau Segmen C2C untuk Mendongkrak Volume Pengiriman

sapx menambah fokus pengiriman marketplace c2c

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) optimis dapat meraih target kinerjanya di sepanjang 2022. Hal itu terlihat dari meningkatnya volume pengiriman per hari. Tercatat di sepanjang semester I-2022 volume pengiriman meningkat 40% dibandingkan dengan semester I-2021.

Presiden Direktur Satria Antaran Prima Budiyanto Darmastono mengatakan untuk mencapai target volume pengiriman, pihaknya kini menambah fokus ke marketplace atau costumer to costumer (C2C). Adapun, perseroan menargetkan jumlah pengiriman 250.000 pengiriman per hari nya di tahun 2022.

“Di semester 1 tahun 2022 saat ini kami mencatatkan pengiriman di angka 200.000 paket per hari. Angka ini masih di bawah target perusahaan, tapi sudah meningkat dibandingkan dengan tahun lalu,” jelas dia kepada Kontan.co.id, Minggu (7/8).

Sepanjang tahun ini, Budiyanto juga optimis melihat prospek bisnis logistik yang sangat menjanjikan. Hal ini utamanya didorong oleh kebiasaan masyarakat terhadap belanja online yang berpengaruh positif terhadap tingkat pengiriman barang oleh perusahaan logistik seperti SAP Express.

“Semakin banyak nya e-commerce baru yang bermunculan, ataupun bisnis lewat social commerce yang juga semakin besar membuat perusahaan yakin bahwa prospek bisnis logistik dan kurir sangat bagus ke depannya,” ungkap dia.

Di samping itu, perusahaan juga akan menambah Retail Agent sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan volume pengiriman. Lebih lanjut, turut berencana akan melakukan penambahan modal baru yang sebesar Rp 200 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pembelian asset berupa tanah dan akan dibangun gudang untuk memperbesar bisnis fulfillment.

Kemudian, terkait rencana ekspansi yang dilakukan itu, perseroan akan membangun gudang baru di wilayah Jakarta Selatan.

“Perseroan menargetkan pembangunan gudang baru tersebut sudah bisa rampung pada awal tahun depan,” katanya.

Dengan demikian, SAPX telah menggunakan belanja modal sebesar Rp 13 miliar dari alokasi sebesar Rp 170 miliar. Menurutnya, dana tersebut akan lebih banyak terserap di semester II-2022.

“Selain itu, rencana penggunaan capex juga akan digunakan untuk menambah jaringan infrastruktur dengan membuka berapa kantor cabang yang potensial, terutama di pulau Jawa, Bali dan Sumatera dan daerah daerah lain yang potensial,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.