SAPedia

Waspadai Resi Palsu Saat Berbelanja Online, Jangan Asal Beli!

seorang wanita sedang mengecek resi yang di duga palsu

Resi palsu perlu Anda waspadai ketika berbelanja secara online. Hal ini karena beberapa waktu belakangan tengah marak modus penipuan dengan kedok transaksi jual beli online namun resi yang diberikan oleh penjual ternyata palsu sehingga korban kehilangan uang namun barang tidak pernah sampai.

Perkembangan teknologi yang semakin canggih memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah saat ini Anda bisa berbelanja secara online dengan mudah tanpa harus antri dan datang ke tempat penjual secara langsung. Cara ini pastinya membuat berbelanja menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Meskipun menawarkan kemudahan, akan tetapi berbelanja secara online juga memiliki risiko yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah modus penipuan dengan menggunakan resi yang ternyata palsu.

Lalu bagaimana cara membedakan resi asli dan palsu agar tidak tertipu penjual nakal? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Tips Agar Tidak Tertipu Resi Palsu

Bagi yang belum tahu, resi merupakan bukti pengiriman yang dikeluarkan oleh jasa pengiriman sebagai identitas atas produk atau barang yang akan dikirim. Resi biasanya terdiri dari kombinasi angka dan menjadi hal penting dalam transaksi bisnis online. Sayangnya, saat ini telah banyak oknum yang melakukan modus penipuan dengan menggunakan resi palsu yang bertujuan mendapatkan keuntungan dari orang-orang yang gemar berbelanja secara online. 

Baca juga: Waspada, Begini Ciri-ciri Penipuan Paket Luar Negeri

Agar bisa terhindar dari kerugian akibat tertipu resi palsu, pastikan Anda mengetahui beberapa tips berikut ini ketika transaksi belanja online :

1. Lakukan Pengecekan

Untuk memastikan bahwa resi yang diberikan oleh penjual barang online benar, Anda bisa cek resi terlebih dahulu. Caranya adalah akses situs resmi jasa pengiriman yang digunakan oleh seller kemudian masukkan nomor resi yang diberikan tersebut. Jika nomor resi asli, maka pasti akan terlacak melalui website jasa ekspedisi tersebut. Namun jika saat dicek ternyata nomor resi tidak valid, besar kemungkinan itu merupakan resi palsu.

2. Hubungi Seller

Jika pada proses pengecekan resi ternyata nomor resi tidak terlacak, tidak ada salahnya untuk menghubungi seller terlebih dahulu sebelum berburuk sangka. Bisa jadi nomor resi yang belum terlacak tersebut karena kesalahan seller yang belum melakukan input resi ke dalam sistem. Hal ini cukup sering terjadi khususnya jika Anda berbelanja di toko yang ramai pembeli.

Biasanya seller membutuhkan waktu 1 x 24 jam untuk input dan cek resi ke dalam sistem. Jadi untuk memastikan apakah resi yang Anda terima asli atau palsu ada baiknya tunggu 1 x 24 jam kemudian lakukan pengecekan ulang untuk menghindari kerugian.

Baca juga: Cara Kirim Fragile Paket Agar Tidak Mudah Rusak

3. Laporkan Seller ke Marketplace

Jika langkah di atas telah Anda lakukan namun nomor resi tetap tidak terlacak, dan barang juga tidak kunjung datang, besar kemungkinan nomor resi yang Anda terima adalah palsu. Jika mengalami masalah penipuan seperti ini, langkah terbaik adalah laporkan seller ke pihak marketplace.

Biasanya pihak marketplace akan melakukan tinjauan atas laporan yang diberikan konsumen dan jika terbukti melanggar aturan, maka seller tersebut akan langsung di-banned. Beberapa marketplace juga memiliki sistem pembayar rekening bersama sehingga uang pembeli tidak langsung masuk ke penjual. Jika Anda segera melapor saat mendapatkan resi yang ternyata palsu, ada kemungkinan uang masih bisa kembali.Untuk menghindari risiko penipuan resi palsu saat berbelanja secara online, ada baiknya pilih jasa pengiriman yang terpercaya seperti SAP express. SAP express memiliki sistem pelacakan nomor resi yang bagus sehingga Anda bisa dengan mudah mengetahui apakah resi yang diterima asli atau palsu. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir kerugian ketika berbelanja secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.