SAPedia

Cara Kirim Fragile Paket Agar Tidak Mudah Rusak

cara kirim fragile paket

Bagi Anda yang kerap menggunakan jasa ekspedisi atau pengiriman, pasti sudah tidak asing dengan istilah fragile paket. Ini merupakan istilah untuk menyebut paket atau barang pecah belah yang berisiko rusak selama perjalanan. Untuk menghindari kerusakan selama proses pengiriman, biasanya pihak jasa ekspedisi akan menambahkan stiker fragile pada paket tersebut.

Tidak bisa dipungkiri jika jasa ekspedisi sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan pengiriman barang. Berbagai barang dapat dikirimkan mulai dari dokumen, pakaian, makanan dan berbagai barang lainnya sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tidak hanya itu, jasa ekspedisi juga melayani pengiriman barang pecah belah juga.

Untuk menghindari risiko kerusakan selama proses pengiriman, ada baiknya paket yang berisi barang pecah belah diberi tanda dengan jelas. Hal ini untuk memudahkan kurir dalam mengenali paket tersebut sehingga bisa memberikan proteksi yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan menempelkan stiker paket fragile. 

Selain dengan menambahkan stiker fragile, agar pengiriman barang pecah belah lebih aman dari risiko kerusakan, ketahui dulu beberapa tips penting berikut ini.

Tips Kirim Paket Fragile Agar Tidak Mudah Rusak

Jika Anda berniat untuk mengirimkan paket fragile atau barang pecah belah seperti kaca, lampu atau barang elektronik, pastikan tahu cara packing barang pecah belah yang aman seperti di bawah ini :

1. Pilih Kardus yang Tepat

Untuk meminimalisir benturan pada barang saat proses pengiriman, ada baiknya paket fragile dikemas dengan kardus yang memiliki ukuran yang tepat. Pilih kardus yang memiliki ukuran sesuai dengan barang untuk menghindari risiko goncangan dan benturan yang dapat menyebabkan barang pecah selama proses pengiriman.

Baca juga: Cara Kirim Paket COD Tanpa Marketplace, SAP Express Solusinya

2. Gunakan Bubble Wrap

Bubble wrap cukup efektif untuk mengurangi risiko kerusakan barang pecah belah selama proses pengiriman. Anda bisa membungkus barang menggunakan bubble wrap sebelum dimasukkan ke dalam kardus kemudian menambahkan bubble wrap kembali di luar kardus. 

3. Gunakan Styrofoam

Jika tidak ada bubble wrap, Anda juga bisa memilih menggunakan styrofoam untuk melindungi barang pecah belah selama proses pengiriman. Jika ingin lebih aman, Anda juga bisa memilih menggunakan styrofoam dan bubble wrap sekaligus, namun biaya pengemasannya biasanya juga akan lebih mahal.

4. Gunakan Packing Kayu

Untuk paket fragile yang memiliki risiko dan ukuran yang besar, jasa ekspedisi akan menyarankan untuk menggunakan packing kayu sebagai proteksi agar lebih aman selama proses pengiriman. Anda bisa meminta jasa ekspedisi untuk mengemas paket menggunakan packing kayu dengan biaya tambahan. Dengan menggunakan packing kayu ini, jika terjadi kerusakan selama proses pengiriman, Anda juga bisa melakukan klaim terhadap jasa ekspedisi.

Baca juga: 5 Jenis Barang yang Wajib Memakai Packing Kayu, Apa Saja?

5. Tambahkan Sticker Fragile

Cara mengemas barang pecah belah agar aman dari risiko kerusakan selama proses pengiriman adalah dengan menambahkan sticker fragile. Biasanya pihak jasa ekspedisi akan langsung memberikan stiker ini jika mengetahui paket yang dikirim adalah barang pecah belah. Salah satu contoh barang fragile adalah kaca atau barang elektronik yang harus ditambah dengan stiker fragile agar lebih aman dalam proses pengiriman.

6. Pilih Jasa Ekspedisi yang Terpercaya

Tips selanjutnya jika ingin mengirim barang pecah belah dengan aman adalah pilih jasa ekspedisi yang terpercaya. Kirim barang pecah belah via SAP Express bisa menjadi pilihan yang terbaik. Selain menawarkan pengiriman dengan waktu yang cepat, SAP Express juga menjamin bahwa barang fragile yang dikirim dalam kondisi aman. Jika terjadi kerusakan selama proses pengiriman, Anda juga bisa mengajukan klaim asalkan sesuai dengan ketentuan perusahaan.Saat ini mengirim barang pecah belah menggunakan jasa ekspedisi tidak perlu khawatir lagi. Ada SAP Express yang menawarkan pelayanan terbaik untuk pengemasan dan pengiriman fragile paket. Dengan cara ini, barang bisa sampai ke tangan penerima dengan aman dan selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.